Sentra Alas Kaki Bandung Berbenah, Pengusaha Muda Hidupkan Kembali Pamor Cibaduyut lewat Konsep Toko Interaktif
By Admin

Vinedrip Masterpiece
nusakini.com, Bandung— Kawasan perajin sepatu legendaris di Kota Bandung, Cibaduyut, kini mulai menunjukkan geliat baru lewat sentuhan inovasi generasi muda. Langkah ini diambil guna mendongkrak kembali popularitas sentra industri alas kaki lokal tersebut agar mampu bersaing dengan gempuran merek luar negeri.
Pada wawancara yang berlangsung hari Sabtu, 18 Juli 2026, pelaku usaha lokal sekaligus pendiri Vinedrip Masterpiece, Kharel Sably Khosy, mengungkapkan bahwa transformasi ini penting dilakukan untuk mengubah persepsi pasar. Menurutnya, Cibaduyut memiliki modal keahlian perajin tradisional yang sangat kuat, namun membutuhkan penyegaran dari sisi desain dan strategi pemasaran agar relevan dengan generasi muda.
Guna menarik minat pasar yang lebih luas, pelaku usaha kini memisahkan strategi penjualan menjadi dua segmentasi. Untuk produk dengan harga yang lebih terjangkau, pemasaran difokuskan melalui pasar digital (marketplace). Sementara itu, untuk lini premium yang menggunakan material eksklusif dan menyasar pasar nasional hingga internasional, penjualan difokuskan melalui situs web resmi.
Tak sekadar menjual produk secara daring, pelaku industri kreatif di kawasan tersebut kini tengah bersiap meluncurkan konsep toko berbasis pengalaman (experience store) yang dijadwalkan resmi dibuka pada Agustus 2026 mendatang di M-Square Cibaduyut. Melalui konsep ini, pengunjung yang datang tidak hanya berbelanja, melainkan juga disuguhkan demonstrasi pembuatan sepatu secara manual (handmade) oleh para perajin lokal, serta fasilitas kustomisasi produk secara eceran.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru bagi masyarakat luas mengenai eksistensi Cibaduyut. Kawasan tersebut kini diarahkan untuk menjadi pusat industri kreatif yang adaptif, tanpa menghilangkan nilai historis dan keahlian tangan para perajin lokal yang telah terjaga selama puluhan tahun. (*)